
Nama : Raden Andrea Aurora Arvianita
NIM : 1805715
Mata Kuliah : Pendidikan Bahasa Indonesia
Penulisan Huruf
1. Huruf Kapital
- Sebagai huruf pertama awal kalimat
Misalnya :
Kita harus bekerja keras.
- Sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.
Misalnya :
Nama saya Budi - Pada awal kalimat dalam petikan langsung.
Misalnya :
Adik bertanya, “Kapan kita pulang?”
- Sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan
Misalnya :
Alkitab, Quran, Weda, Islam, Kristen - Sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.
Misalnya:
Raden Ajeng Kartini. Mahaputra Yamin, Sultan Hasanuddin, Haji Agus Salim, Imam Syafii, Nabi Ibrahim.
- Sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan.
Misalnya : Terima kasih, Kiai. Selamat pagi, Prof
- Sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik - Sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
Misalnya:
bangsa Indonesia. - Sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar.
Misalnya :
bulan Agustus. - Sebagai huruf pertama nama peristiwa sejarah.
Misalnya:
Konferensi Asia Afrika. - Sebagai huruf pertama nama geografi.
Misalnya:
Pulau Miangas. - Sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi tau dokument kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang dan untuk.
Misalnya :
Perserikatan Bangsa Bangsa. - Sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal.
Misalnya:
Saya telah membaca buku, Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma, tulisan itu dimuat dalam majalah Bahasa dan Sastra. - Sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan.
Misalnya:
S.H. (Sarjana Hukum) S.S. (Sarjana Sastra), M.A. (Master of Arts) - Sebagai huruf pertama kata petunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata tau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan.
Misalnya :
“Kapan Bapak berangkat?” tanya Hasan. ; Dendi bertanya, “Itu apa, Bu?”
2. Penggunaan Huruf Miring
1. Menuliskan judul buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka.
Misalnya :
Saya sudan membaca buku Salah Asuhan karya Abdoel Moeis.
2. Menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat.
Misalnya :
Huruf terakhir kata abad adalah d.
3. Menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing.
Misalnya :
Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.
3. Pengunaan Huruf Tebal
1. Menegaskan bagian tulisan yang sudah ditulis miring.
Misalnya :
Huruf dh, seperti pada kata Ramadhan, tidak terdapat dalam Ejaan Bahasa Indonesia.
2. Menegaskan bagian karangan-bagian karangan, seperti judul buku, bab, atau subbab.
Penulisan Kata
Kata Serapan
1. Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia.
Misalnya :
force majeur, de facto, de jure, dan l’exploitation de l’homme par l’homme.
2. Unsur asing yang penulisan dan pengucapannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.